Latest Products
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan

Replika Dinosaurus Hadir di Indonesia


T-rex (Foto ilustrasi)


Di TMII, pengunjung bisa mengenal dinosaurus lebih dekat dan "hidup."


Pengetahuan dinosaurus selama ini banyak diperoleh kalangan penikmat sains dari buku saja. Jika bosan, sempatkan kunjungan bersama putra-putri Anda ke wahana dinosaurus di Pusat Peragaan Iptek Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.

Pada wahana yang telah diresmikan Menristek, Gusti Muhammad Hatta, hari ini, 20 Juni 2013, dinosaurus "hidup" dipajang dan bisa dilihat dari jarak dekat.

Jenis Tyranosaurus, atau dikenal dengan panggilan T-Rex, mempunyai tinggi 3,5 meter dan panjang tujuh meter salah satunya.

Replika dinosaururs ini dapat bergerak ke kanan dan kiri, kepala dapat menengok, mulut terbuka dan tertutup, bersuara, mata berkedip layaknya hewan yang masih hidup. 

"Dengan alat pegara yang 'hidup' ini, pengunjung akan lebih mudah mempelajarinya. Kalau hanya membaca, pengetahuan tentang dinosaurus bisa cepat lupa," ujar Gusti, saat ditemui usai peresmian wahana.

Dinosaurus itu berbasis mekatronik (mekanik-elektronik). Perpaduan sistem itu dapat bekerja secara otomatis, sehingga dapat berinteraksi dengan pengunjung melalui sensor suara dan sensor keberadaan pengunjung. Alat peraga itu juga dilengkapi dengan sistem audio.

"Alat peraga ini buatan mahasiswa kita, cuma memang bahan materialnya diimpor dari luar negeri," jelas Gusti.

Selain Tyranosurus, wahana ini juga dilengkapi Taman Jurassic yang merupakan fasilitas pendukung alat peraga. Dalam taman itu, terdapat tanaman prasejarah antara lain pohon besar Bjuvia simplex, Temskya sp; jenis pohon kecil Asteroxylon mackei.

Direktur Pusat Peragaan Iptek Kemenristek, Ari Hendrarto Saleh mengatakan akan segera menambah enam ikon peraga baru pada wahana ini, di antaranya Triceratops (dinosaurus bertanduk tiga) dan Megalana (nenek moyang komodo), kadal raksasa pemakan daging.

"Sebagai pendukung, kami juga akan menambahkan alat peraga pada wahana perubahan iklim, pandemi influensa, energi terbarukan, roket, dan pesawat mata-mata," kata Ari. 

Secara total, dalam Pusat Peragaan Iptek terdapat 370 alat peraga yang tersebar di 18 wahana. Pihak Microsoft dikabarkan juga siap berkontribusi memberikan fasilitas audio visual seputar perkembangan ilmu pengetahuan.


T-rex (Foto ilustrasi)


Di TMII, pengunjung bisa mengenal dinosaurus lebih dekat dan "hidup."


Pengetahuan dinosaurus selama ini banyak diperoleh kalangan penikmat sains dari buku saja. Jika bosan, sempatkan kunjungan bersama putra-putri Anda ke wahana dinosaurus di Pusat Peragaan Iptek Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.

Pada wahana yang telah diresmikan Menristek, Gusti Muhammad Hatta, hari ini, 20 Juni 2013, dinosaurus "hidup" dipajang dan bisa dilihat dari jarak dekat.

Jenis Tyranosaurus, atau dikenal dengan panggilan T-Rex, mempunyai tinggi 3,5 meter dan panjang tujuh meter salah satunya.

Replika dinosaururs ini dapat bergerak ke kanan dan kiri, kepala dapat menengok, mulut terbuka dan tertutup, bersuara, mata berkedip layaknya hewan yang masih hidup. 

"Dengan alat pegara yang 'hidup' ini, pengunjung akan lebih mudah mempelajarinya. Kalau hanya membaca, pengetahuan tentang dinosaurus bisa cepat lupa," ujar Gusti, saat ditemui usai peresmian wahana.

Dinosaurus itu berbasis mekatronik (mekanik-elektronik). Perpaduan sistem itu dapat bekerja secara otomatis, sehingga dapat berinteraksi dengan pengunjung melalui sensor suara dan sensor keberadaan pengunjung. Alat peraga itu juga dilengkapi dengan sistem audio.

"Alat peraga ini buatan mahasiswa kita, cuma memang bahan materialnya diimpor dari luar negeri," jelas Gusti.

Selain Tyranosurus, wahana ini juga dilengkapi Taman Jurassic yang merupakan fasilitas pendukung alat peraga. Dalam taman itu, terdapat tanaman prasejarah antara lain pohon besar Bjuvia simplex, Temskya sp; jenis pohon kecil Asteroxylon mackei.

Direktur Pusat Peragaan Iptek Kemenristek, Ari Hendrarto Saleh mengatakan akan segera menambah enam ikon peraga baru pada wahana ini, di antaranya Triceratops (dinosaurus bertanduk tiga) dan Megalana (nenek moyang komodo), kadal raksasa pemakan daging.

"Sebagai pendukung, kami juga akan menambahkan alat peraga pada wahana perubahan iklim, pandemi influensa, energi terbarukan, roket, dan pesawat mata-mata," kata Ari. 

Secara total, dalam Pusat Peragaan Iptek terdapat 370 alat peraga yang tersebar di 18 wahana. Pihak Microsoft dikabarkan juga siap berkontribusi memberikan fasilitas audio visual seputar perkembangan ilmu pengetahuan.

Detail

Misteri Penyebab Air Panas Lebih Cepat Membeku Terungkap?

Air panas lebih cepat membeku ketimbang air dalam suhu kamar.


Sebagian besar orang sudah mengetahui bahwa air panas lebih cepat membeku ketimbang air dingin. Namun bagaimana fenomena ini terjadi telah menjadi misteri selama bertahun-tahun.

Dikenal sebagai efek Mpemba, air berperilaku tak seperti kebanyakan cairan lain dengan membeku lebih cepat dan padat dari keadaan panas dibandingkan suhu kamar. Para ilmuwan telah mengajukan puluhan teori mengapa hal ini mungkin terjadi. Tetapi, tidak ada yang mampu memberikan penjelasan memuaskan.

Kini, sekelompok fisikawan dari Nanyang Technological University, Singapura, percaya bahwa mereka  mungkin telah memecahkan misteri tersebut. Para ilmuwan ini mengklaim bahwa penjelasan terletak pada interaksi tak biasa antara molekul-molekul air.

Setiap molekul air terikat dengan molekul air lainnya melalui ikatan elektromagnetik yang dikenal sebagai ikatan hidrogen. Seperti diketahui ikatan hidrogen mempengaruhi titik didih suatu senyawa. Pada air, terjadi dua ikatan hidrogen di setiap molekulnya sehingga titik didih air lebih tinggi ketimbang asam florida.

Dr Sun Changqing dan Dr Xi Zhang dari Nanyang Technological University berpendapat bahwa hal ini juga menentukan bagaimana molekul air menyimpan dan melepaskan energi . Mereka menilai, tingkat di mana energi dilepaskan bervariasi dengan keadaan awal air dan air panas dapat melepaskan energi lebih cepat ketika ditaruh dalam lemari pendingin.

"Proses dan laju pelepasan energi dari air bervariasi intrinsik dengan keadaan energi awal dari sumber," ujar Dr Changqing seperti dilansir laman Telegraph.

Pekan lalu, Dr Changqing dan Dr Zhang menerbitkan sebuah makalah di jurnal Scientific Reports yang menunjukkan bagaimana molekul air mengatur diri mereka sendiri ketika membentuk es. Keduanya juga menerbitkan sebuah makalah tentang arXiv Chemical Physics yang menjelaskan efek Mpemba .

Mereka mengatakan bahwa interaksi antara ikatan hidrogen dan ikatan kuat yang memegang atom hidrogen serta oksigen dalam masing-masing molekul bersama -- dikenal sebagai ikatan kovalen-- adalah yang menyebabkan efek Mpemba.

Biasanya ketika cairan dipanaskan, ikatan kovalen antara atom meregang dan menyimpan energi. Namun kedua ilmuwan ini berpandapat bahwa pada air, ikatan hidrogen menghasilkan efek tak biasa yang menyebabkan ikatan kovalen memendek dan menyimpan energi saat dipanaskan.

Hal ini, ujar mereka, mengarah kepada bahwa ikatan melepaskan energi dengan cara yang eksponensial dibanding jumlah awal yang tersimpan ketika didinginkan dalam lemari pendingin. Dengan demikian, air panas akan kehilangan energi lebih cepat ketimbang air dingin.

"Saat didinginkan di lemari pendingin, ikatan H-O melepaskan energi pada tingkat yang eksponensial tergantung pada energi awal yang disimpan dan karena itu efek Mpemba terjadi," kata Dr Changqing.

sumber http://teknologi.news.viva.co.id
Air panas lebih cepat membeku ketimbang air dalam suhu kamar.


Sebagian besar orang sudah mengetahui bahwa air panas lebih cepat membeku ketimbang air dingin. Namun bagaimana fenomena ini terjadi telah menjadi misteri selama bertahun-tahun.

Dikenal sebagai efek Mpemba, air berperilaku tak seperti kebanyakan cairan lain dengan membeku lebih cepat dan padat dari keadaan panas dibandingkan suhu kamar. Para ilmuwan telah mengajukan puluhan teori mengapa hal ini mungkin terjadi. Tetapi, tidak ada yang mampu memberikan penjelasan memuaskan.

Kini, sekelompok fisikawan dari Nanyang Technological University, Singapura, percaya bahwa mereka  mungkin telah memecahkan misteri tersebut. Para ilmuwan ini mengklaim bahwa penjelasan terletak pada interaksi tak biasa antara molekul-molekul air.

Setiap molekul air terikat dengan molekul air lainnya melalui ikatan elektromagnetik yang dikenal sebagai ikatan hidrogen. Seperti diketahui ikatan hidrogen mempengaruhi titik didih suatu senyawa. Pada air, terjadi dua ikatan hidrogen di setiap molekulnya sehingga titik didih air lebih tinggi ketimbang asam florida.

Dr Sun Changqing dan Dr Xi Zhang dari Nanyang Technological University berpendapat bahwa hal ini juga menentukan bagaimana molekul air menyimpan dan melepaskan energi . Mereka menilai, tingkat di mana energi dilepaskan bervariasi dengan keadaan awal air dan air panas dapat melepaskan energi lebih cepat ketika ditaruh dalam lemari pendingin.

"Proses dan laju pelepasan energi dari air bervariasi intrinsik dengan keadaan energi awal dari sumber," ujar Dr Changqing seperti dilansir laman Telegraph.

Pekan lalu, Dr Changqing dan Dr Zhang menerbitkan sebuah makalah di jurnal Scientific Reports yang menunjukkan bagaimana molekul air mengatur diri mereka sendiri ketika membentuk es. Keduanya juga menerbitkan sebuah makalah tentang arXiv Chemical Physics yang menjelaskan efek Mpemba .

Mereka mengatakan bahwa interaksi antara ikatan hidrogen dan ikatan kuat yang memegang atom hidrogen serta oksigen dalam masing-masing molekul bersama -- dikenal sebagai ikatan kovalen-- adalah yang menyebabkan efek Mpemba.

Biasanya ketika cairan dipanaskan, ikatan kovalen antara atom meregang dan menyimpan energi. Namun kedua ilmuwan ini berpandapat bahwa pada air, ikatan hidrogen menghasilkan efek tak biasa yang menyebabkan ikatan kovalen memendek dan menyimpan energi saat dipanaskan.

Hal ini, ujar mereka, mengarah kepada bahwa ikatan melepaskan energi dengan cara yang eksponensial dibanding jumlah awal yang tersimpan ketika didinginkan dalam lemari pendingin. Dengan demikian, air panas akan kehilangan energi lebih cepat ketimbang air dingin.

"Saat didinginkan di lemari pendingin, ikatan H-O melepaskan energi pada tingkat yang eksponensial tergantung pada energi awal yang disimpan dan karena itu efek Mpemba terjadi," kata Dr Changqing.

sumber http://teknologi.news.viva.co.id
Detail

Saat Belanja, Orang Kaya Ogah Antre


detail berita

TIDAK semua orang menyukai antrean panjang, apalagi bagi si pemilik uang alias bos besar. Mereka tidak mau menunggu antrean panjang untuk sekadar membeli barang yang diinginkan.
 
Menurut sebuah studi oleh Universitas Columbia, peneliti yang dipublikasikan di Social Science Research Network ini mengatakan, kesediaan orang kaya dalam menunggu antrean panjang tidak ada. Hal tersebut bisa dikorelasikan dengan seberapa penting barang tersebut untuknya, dilansir Dailymail.
 
Peneliti menemukan pelanggan asal Australia lebih sensitif terhadap harga yang tinggi. Mereka terkadang mau antre panjang demi produk yang menurutnya memiliki nilai tinggi.
 
Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis adanya korelasi bagaimana mengantre di sebuah toko ritel dengan perilaku si pembelinya.
 
Sementara komunitas orang bawah rela mengantre untuk harga yang lebih murah. Mereka mau menunggu lama demi mendapatkan harga yang murah. Hal tersebut kebalikan dengan status sosial orang kaya yang tidak suka antrean panjang.
 
Studi lain yang dilakukan pada Mei lalu menemukan, pelanggan selalu menilai berapa lama antrean tersebut dan seberapa cepat antrean itu bergerak ke arah kasir.
Bahkan, peneliti menemukan bahwa peningkatan komunitas moderat bisa membahayakan penjual.
 
Pasalnya, dapat menurunkan tingkat pelanggan karena keengganan mereka untuk menunggu antrean. Peneliti pun menyarankan kepada para pemilik toko untuk membuat garis baru agar tidak terlalu panjang antrean para pelanggannya.



detail berita

TIDAK semua orang menyukai antrean panjang, apalagi bagi si pemilik uang alias bos besar. Mereka tidak mau menunggu antrean panjang untuk sekadar membeli barang yang diinginkan.
 
Menurut sebuah studi oleh Universitas Columbia, peneliti yang dipublikasikan di Social Science Research Network ini mengatakan, kesediaan orang kaya dalam menunggu antrean panjang tidak ada. Hal tersebut bisa dikorelasikan dengan seberapa penting barang tersebut untuknya, dilansir Dailymail.
 
Peneliti menemukan pelanggan asal Australia lebih sensitif terhadap harga yang tinggi. Mereka terkadang mau antre panjang demi produk yang menurutnya memiliki nilai tinggi.
 
Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis adanya korelasi bagaimana mengantre di sebuah toko ritel dengan perilaku si pembelinya.
 
Sementara komunitas orang bawah rela mengantre untuk harga yang lebih murah. Mereka mau menunggu lama demi mendapatkan harga yang murah. Hal tersebut kebalikan dengan status sosial orang kaya yang tidak suka antrean panjang.
 
Studi lain yang dilakukan pada Mei lalu menemukan, pelanggan selalu menilai berapa lama antrean tersebut dan seberapa cepat antrean itu bergerak ke arah kasir.
Bahkan, peneliti menemukan bahwa peningkatan komunitas moderat bisa membahayakan penjual.
 
Pasalnya, dapat menurunkan tingkat pelanggan karena keengganan mereka untuk menunggu antrean. Peneliti pun menyarankan kepada para pemilik toko untuk membuat garis baru agar tidak terlalu panjang antrean para pelanggannya.


Detail

Bahas Gerakan Komunis diIndonesia pada Konteks Internasional

WASHINGTON — Banyak skenario telah berkembang mengenai apa yang selama ini disebut pemberontakan komunis 30 September 1965 di Indonesia dan peristiwa-peristiwa setelahnya yang tragis, dan isu tersebut masih hangat diperdebatkan di antara sejarawan dan ahli.
Sebuah buku baru, Indonesia and the World, 1965-66, berupaya melihat tragedi ini dari konteks internasional. Buku ini memberikan ulasan menarik mengenai bagaimana Indonesia merupakan korban politik global dan Perang Dingin selama pergolakan yang diwarnai kekerasan pada 1965 dan 1966.

Buku ini merupakan kompilasi dari beragam makalah yang dipresentasikan pada sebuah konferensi di Goethe Institute di Jakarta pada 2011. Meski apa yang terjadi setelah 30 September 1965 telah dicatat sebagai peristiwa yang sangat tragis, ketika diperkirakan jutaan komunis dan terduga komunis tewas di tangan militer Indonesia, komunitas internasional saat itu berdiam diri.
Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tragedi ini, menurut Bernd Schaefer, salah satu penyunting utama buku ini, adalah karena antagonisme yang diciptakan oleh President Soekarno terhadap Barat dan Uni Soviet.
“Mulai 1963, Soekarno berpihak pada China dan sekutu-sekutu komunis di Asia untuk membangun gerakan global dari kekuatan baru, Conefo, untuk dunia ketiga, yang diarahkan oleh Jakarta dan Beijing,” jelas Schaefer.
Gerakan ini secara simultan menantang kekuatan kapitalis Barat, blok Soviet, gerakan non-blok yang dipimpin Yugoslavia, India dan Mesir, juga Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kebijakan luar negeri yang ambisius ini, dilakukan lewat kemitraan dengan China, merupakan tantangan terbesar bagi AS dan Uni Soviet, dan membuat Indonesia merupakan fokus dunia pada puncak Perang Dingin.
Gerakan komunis internasional juga memainkan peran, menurut Schaefer. Pada 1965, dunia komunis terbagi antara Uni Soviet dan China. Sebagai partai komunis terbesar ketiga di dunia, Partai Komunis Indonesia (PKI) sangat terbuka dengan keberpihakannya pada Beijing, bahkan sampai pada titik mencemoohkan Uni Soviet dan sekutu-sekutunya. Situasi ini menjelaskan mengapa kecaman mengenai pembantaian PKI setelah 30 September hanya datang dari China, sementara Uni Soviet berdiam diri.
“Dimensi internasional ini menjelaskan mengapa lebih penting bagi Uni Soviet dan sekutu-sekutunya saat itu untuk membendung strategi-strategi China daripada ikut serta dalam gerakan kemanusiaan tulus yang mengutuk pembantaian massal tersebut,” ujar Schaefer.
Schaefer menyimpulkan bahwa perpecahan China-Soviet itu membuat PKI tak berdaya menghadapi kampanye militer pada 1965 dan 1966. Pertanyaan yang muncul mengenai dampak yang mungkin terjadi bila PKI lebih bersahabat dengan Uni Soviet dan para sekutunya adalah, apakah intervensi Uni Soviet yang lebih agresif mampu mencegah militer Indonesia menumpas PKI?
Di lain pihak, negara-negara Barat khawatir dengan kebijakan-kebijakan anti-Barat Sukarno dan ingin Indonesia lebih bersahabat dengan Barat. Oleh karenanya, menurut Schaefer, Barat tidak hanya berdiam diri terhadap pembantaian komunis di Indonesia namun juga secara aktif mendukung upaya militer Indonesia menemukan para anggota dan simpatisan PKI.
“Betapa mengejutkan dan penuh semangatnya negara-negara Barat mendorong dan membantu penghilangan angota-anggota komunis secara fisik.. Mereka sangat memuakkan sampai pada satu titik bahwa mereka khawatir tidak cukup banyak komunis dibunuh dan dihilangkan, dan mereka senang ketika itu terjadi dalam kesempatan yang dimiliki Barat,” ujar Schaefer.
Terkait dengan pemberantasan komunis di Indonesia dan kekuasaan absolut yang dipegang militer selama lebih dari 32 tahun, sejarawan Baskara Wardaya mengatakan saat itu merupakan periode sejarah Indonesia yang suram.
“Ada perubahan dari pemerintah yang berorientasi rakyat di bawah Soekarno menjadi pemerintahan berorientasi elit di bawah Soeharto. Semua terpusat di Jakarta; hampir 80 persen uang yang beredar di Indonesia ada di Jakarta,” ujarnya.
“Yang terlihat jelas saat itu juga, ada perubahan dari pemerintahan yang anti investasi asing menjadi pemerintahan yang medorong investasi asing di Indonesia dengan semua konsekuensi-konsekuensi ekonomi dan pembangunannya.”
sumber http://www.citizenjurnalism.com/
WASHINGTON — Banyak skenario telah berkembang mengenai apa yang selama ini disebut pemberontakan komunis 30 September 1965 di Indonesia dan peristiwa-peristiwa setelahnya yang tragis, dan isu tersebut masih hangat diperdebatkan di antara sejarawan dan ahli.
Sebuah buku baru, Indonesia and the World, 1965-66, berupaya melihat tragedi ini dari konteks internasional. Buku ini memberikan ulasan menarik mengenai bagaimana Indonesia merupakan korban politik global dan Perang Dingin selama pergolakan yang diwarnai kekerasan pada 1965 dan 1966.

Buku ini merupakan kompilasi dari beragam makalah yang dipresentasikan pada sebuah konferensi di Goethe Institute di Jakarta pada 2011. Meski apa yang terjadi setelah 30 September 1965 telah dicatat sebagai peristiwa yang sangat tragis, ketika diperkirakan jutaan komunis dan terduga komunis tewas di tangan militer Indonesia, komunitas internasional saat itu berdiam diri.
Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tragedi ini, menurut Bernd Schaefer, salah satu penyunting utama buku ini, adalah karena antagonisme yang diciptakan oleh President Soekarno terhadap Barat dan Uni Soviet.
“Mulai 1963, Soekarno berpihak pada China dan sekutu-sekutu komunis di Asia untuk membangun gerakan global dari kekuatan baru, Conefo, untuk dunia ketiga, yang diarahkan oleh Jakarta dan Beijing,” jelas Schaefer.
Gerakan ini secara simultan menantang kekuatan kapitalis Barat, blok Soviet, gerakan non-blok yang dipimpin Yugoslavia, India dan Mesir, juga Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kebijakan luar negeri yang ambisius ini, dilakukan lewat kemitraan dengan China, merupakan tantangan terbesar bagi AS dan Uni Soviet, dan membuat Indonesia merupakan fokus dunia pada puncak Perang Dingin.
Gerakan komunis internasional juga memainkan peran, menurut Schaefer. Pada 1965, dunia komunis terbagi antara Uni Soviet dan China. Sebagai partai komunis terbesar ketiga di dunia, Partai Komunis Indonesia (PKI) sangat terbuka dengan keberpihakannya pada Beijing, bahkan sampai pada titik mencemoohkan Uni Soviet dan sekutu-sekutunya. Situasi ini menjelaskan mengapa kecaman mengenai pembantaian PKI setelah 30 September hanya datang dari China, sementara Uni Soviet berdiam diri.
“Dimensi internasional ini menjelaskan mengapa lebih penting bagi Uni Soviet dan sekutu-sekutunya saat itu untuk membendung strategi-strategi China daripada ikut serta dalam gerakan kemanusiaan tulus yang mengutuk pembantaian massal tersebut,” ujar Schaefer.
Schaefer menyimpulkan bahwa perpecahan China-Soviet itu membuat PKI tak berdaya menghadapi kampanye militer pada 1965 dan 1966. Pertanyaan yang muncul mengenai dampak yang mungkin terjadi bila PKI lebih bersahabat dengan Uni Soviet dan para sekutunya adalah, apakah intervensi Uni Soviet yang lebih agresif mampu mencegah militer Indonesia menumpas PKI?
Di lain pihak, negara-negara Barat khawatir dengan kebijakan-kebijakan anti-Barat Sukarno dan ingin Indonesia lebih bersahabat dengan Barat. Oleh karenanya, menurut Schaefer, Barat tidak hanya berdiam diri terhadap pembantaian komunis di Indonesia namun juga secara aktif mendukung upaya militer Indonesia menemukan para anggota dan simpatisan PKI.
“Betapa mengejutkan dan penuh semangatnya negara-negara Barat mendorong dan membantu penghilangan angota-anggota komunis secara fisik.. Mereka sangat memuakkan sampai pada satu titik bahwa mereka khawatir tidak cukup banyak komunis dibunuh dan dihilangkan, dan mereka senang ketika itu terjadi dalam kesempatan yang dimiliki Barat,” ujar Schaefer.
Terkait dengan pemberantasan komunis di Indonesia dan kekuasaan absolut yang dipegang militer selama lebih dari 32 tahun, sejarawan Baskara Wardaya mengatakan saat itu merupakan periode sejarah Indonesia yang suram.
“Ada perubahan dari pemerintah yang berorientasi rakyat di bawah Soekarno menjadi pemerintahan berorientasi elit di bawah Soeharto. Semua terpusat di Jakarta; hampir 80 persen uang yang beredar di Indonesia ada di Jakarta,” ujarnya.
“Yang terlihat jelas saat itu juga, ada perubahan dari pemerintahan yang anti investasi asing menjadi pemerintahan yang medorong investasi asing di Indonesia dengan semua konsekuensi-konsekuensi ekonomi dan pembangunannya.”
sumber http://www.citizenjurnalism.com/
Detail

Mengapa Lupa Sering Terjadi?


Pernah tiba-tiba tak bisa mengingat sosok orang yang menyapa? Biasanya kita sejenak terdiam, bertanya-tanya dalam diri siapa orang ini. Padahal beberapa waktu lalu pernah berjabat tangan dengannya.

Ini wajar terjadi. Seseorang yang hanya dikenal sepintas, cenderung terlupakan. Tapi mengapa ini bisa terjadi?

Otak bekerja secara terbatas, sehingga tidak semua hal dapat diingat. Beberapa informasi bertengger di halaman depan otak, sebaliknya sebagian ada di belakang. Sebuah studi menjelaskan bagaimana 'lupa' ini bisa terjadi.

Adalah Centre for Integrative Neuroscience (CIN) di University of Tübingen Jerman, yang menyatakan bahwa otak bekerja dengan seleksi visual. Mereka menyebutnya dengan istilah 'persaingan teropong'. 

Peneliti menjelaskan bahwa mata terbiasa melihat gambar yang sama. Saat mata menunjukkan gambar berbeda, persaingan teropong terjadi. Di sinilah gambar akan bersaing menarik perhatian.

Para peneliti menguji persaingan teropong pada 11 peserta. Setiap peserta diberi gambar berbeda, gambar bergerak dan gambar statis. Gerakan mata direkam dan dimonitor melalui sinar inframerah.

Pada saat yang sama, peneliti mengecoh bagian visual dengan menerapkan pulsa magnetik. Stimulasi magnetik ini diberikan untuk mempengaruhi alam bawah sadar otak. 

Hasilnya: peserta tidak mengingat gambar bergerak, mereka lebih menghafal gambar statis. Butuh waktu lama untuk menyadari gambar bergerak. Dengan kata lain, gambar yang bergerak sulit memenangkan persaingan teropong.

Inilah sebabnya mengapa seseorang sulit mengingat hal yang hanya dilihatnya secara sekilas.

"Hasil ini akan dikaji lebih lanjut. Gambar bergerak tidak mampu diingat karena gangguan representasi saraf yang disebabkan oleh banyak hal, seperti kebisingan saraf, adaptasi, maupun sinkronisasi melalui komunikasi," kata peneliti dari 
University of Tübingen seperti dikutip Medicalneswtoday. (sj)

sumber http://life.viva.co.id/

Pernah tiba-tiba tak bisa mengingat sosok orang yang menyapa? Biasanya kita sejenak terdiam, bertanya-tanya dalam diri siapa orang ini. Padahal beberapa waktu lalu pernah berjabat tangan dengannya.

Ini wajar terjadi. Seseorang yang hanya dikenal sepintas, cenderung terlupakan. Tapi mengapa ini bisa terjadi?

Otak bekerja secara terbatas, sehingga tidak semua hal dapat diingat. Beberapa informasi bertengger di halaman depan otak, sebaliknya sebagian ada di belakang. Sebuah studi menjelaskan bagaimana 'lupa' ini bisa terjadi.

Adalah Centre for Integrative Neuroscience (CIN) di University of Tübingen Jerman, yang menyatakan bahwa otak bekerja dengan seleksi visual. Mereka menyebutnya dengan istilah 'persaingan teropong'. 

Peneliti menjelaskan bahwa mata terbiasa melihat gambar yang sama. Saat mata menunjukkan gambar berbeda, persaingan teropong terjadi. Di sinilah gambar akan bersaing menarik perhatian.

Para peneliti menguji persaingan teropong pada 11 peserta. Setiap peserta diberi gambar berbeda, gambar bergerak dan gambar statis. Gerakan mata direkam dan dimonitor melalui sinar inframerah.

Pada saat yang sama, peneliti mengecoh bagian visual dengan menerapkan pulsa magnetik. Stimulasi magnetik ini diberikan untuk mempengaruhi alam bawah sadar otak. 

Hasilnya: peserta tidak mengingat gambar bergerak, mereka lebih menghafal gambar statis. Butuh waktu lama untuk menyadari gambar bergerak. Dengan kata lain, gambar yang bergerak sulit memenangkan persaingan teropong.

Inilah sebabnya mengapa seseorang sulit mengingat hal yang hanya dilihatnya secara sekilas.

"Hasil ini akan dikaji lebih lanjut. Gambar bergerak tidak mampu diingat karena gangguan representasi saraf yang disebabkan oleh banyak hal, seperti kebisingan saraf, adaptasi, maupun sinkronisasi melalui komunikasi," kata peneliti dari 
University of Tübingen seperti dikutip Medicalneswtoday. (sj)

sumber http://life.viva.co.id/
Detail

Miley Cyrus: Nyaman Telanjang di Depan Umum daripada Menangis



Bintang Hannah Montana Miley Cyrus beberapa waktu lalu mengalami patah hati karena hubungannya dengan aktor Liam Hemsworth kandas.

Ia pun mengaku tak suka menangis di depan publik untuk menunjukkan kesedihannya. Cyrus, justru mengaku lebih nyaman tampil tanpa busana di depan umum. Baginya, menangis hanya menunjukkan kelemahan. 

Seperti diberitakan Female First, beberapa waktu lalu, ia pun membuat video klip terbaru dengan tampil telanjang. Hal itu katanya lebih mudah dilakukan, daripada ia harus menangis di depan kamera. 

Miley mengatakan, "Saya tidak suka menunjukkan kelemahan di depan orang lain," katanya. 

"Aku lebih suka telanjang di depan orang daripada menangis di depan orang."

Cyrus pun hanya sekali menunjukkan tangisannya dalam sebuah video. Dan saat itu, dia mengatakan benar-benar merasakan emosi yang dia coba sampaikan dalam rekaman.

Dalam sebuah wawancara dengan Vevo, ia menambahkan, "Saya benar-benar merasa seperti yang Anda lihat. Saya ingin orang-orang melihat ke dalam mata saya. Ketika Anda melihat ke dalam mata seseorang Anda dapat mengetahui apakah mereka benar-benar merasakan apa yang mereka katakan atau tidak." (adi)


sumber http://life.viva.co.id/


Bintang Hannah Montana Miley Cyrus beberapa waktu lalu mengalami patah hati karena hubungannya dengan aktor Liam Hemsworth kandas.

Ia pun mengaku tak suka menangis di depan publik untuk menunjukkan kesedihannya. Cyrus, justru mengaku lebih nyaman tampil tanpa busana di depan umum. Baginya, menangis hanya menunjukkan kelemahan. 

Seperti diberitakan Female First, beberapa waktu lalu, ia pun membuat video klip terbaru dengan tampil telanjang. Hal itu katanya lebih mudah dilakukan, daripada ia harus menangis di depan kamera. 

Miley mengatakan, "Saya tidak suka menunjukkan kelemahan di depan orang lain," katanya. 

"Aku lebih suka telanjang di depan orang daripada menangis di depan orang."

Cyrus pun hanya sekali menunjukkan tangisannya dalam sebuah video. Dan saat itu, dia mengatakan benar-benar merasakan emosi yang dia coba sampaikan dalam rekaman.

Dalam sebuah wawancara dengan Vevo, ia menambahkan, "Saya benar-benar merasa seperti yang Anda lihat. Saya ingin orang-orang melihat ke dalam mata saya. Ketika Anda melihat ke dalam mata seseorang Anda dapat mengetahui apakah mereka benar-benar merasakan apa yang mereka katakan atau tidak." (adi)


sumber http://life.viva.co.id/
Detail

7 Kisah Nyata Pengusiran Setan


Pengusiran setan atau yang biasa disebut dengan istilah 'exorcism' barangkali hanya Anda saksikan di film horor saja. Beberapa judul film horor nyatanya mengangkat tema dari salah satu kegiatan yang paling menegangkan, sekaligus menyeramkan ini.
Namun, kisah-kisah pengusiran setan itu memang benar adanya, atau dengan kata lain, memang pernah dilakukan. Kisah-kisah berikut ini bisa jadi membuat Anda susah tidur dan takut ke kamar mandi di malam hari. Berani membacanya? Mari kita mulai!

1. Anneliese Michel

Anneliese Michel adalah seorang gadis berkebangsaan Jerman yang lahir pada tahun 1952. Saat usianya menginjak 16 tahun, hal-hal aneh terjadi pada dirinya. Ia merasa sedang diduduki oleh sesosok tubuh besar, yang membuatnya tak mampu bicara dan kejang-kejang.
Baru pada saat berumur 23 tahun, salah seorang rekan dari keluarganya menyimpulkan Anneliese telah dirasuki roh jahat. Tingkah Anneliese makin tak terkendali. Beberapa kali ia mencoba mencelakai kedua orang tuanya sendiri.
Sudah puluhan kali ritual pengusiran setan dilakukan untuknya. Alih-alih menyembuhkan gadis ini, roh jahat di dalamnya semakin kuat. Hingga pada akhirnya, gadis malang ini meninggal pada 1 Juli 1976.

2. Anna Ecklund

Lagi-lagi seorang gadis harus menjalani ritual pengusiran setan. Pada tahun 1912, Anna Ecklund yang saat itu masih berusia 14 tahun, selalu menolak datang ke gereja dan membaca kitab suci. Anna juga kerap berkata kotor dan bertingkah aneh.
Menyadari hal buruk tengah terjadi, Anna oleh keluarganya dikirim ke rumah seorang dukun yang tak lain adalah bibinya sendiri, Mina. Keadaan ternyata tak membaik, roh jahat dalam tubuh Anna justru semakin kuat.
Hingga pada akhirnya seorang pendeta bernama Theophilus melakukan ritual pengusiran setan pada gadis ini. Beruntung ritual ini berhasil. Pada 23 Desember 1928, roh jahat yang merasuki Anna berhasil diusir keluar dari tubuhnya.

3. Roland Doe

Anda pernah menonton film horor klasik, THE EXORCIST, garapan William Friedkin? Ya, berdasarkan kisah nyata berikut inilah film tersebut dibuat.
Bocah berumur 13 tahun, Robbie Mannheim, atau juga dikenal dengan sebutan Roland Doe, kerasukan setan setelah bermain Papan Oija bersama bibinya.
Suara Robbie berubah menjadi serak dan berat, tubuhnya dipenuhi dengan luka sayatan yang makin hari makin banyak. Bahkan, Robbie beberapa kali melayang di udara.
Seorang pendeta akhirnya diundang oleh pihak keluarga untuk melakukan ritual pengusiran setan. Setelah percobaan yang ke-30 kalinya, tubuh Robbie dinyatakan bebas dari pengaruh roh jahat.

4. Clara Germana Cele

Kasus pengusiran setan berikutnya datang dari Afrika Selatan. Clara Germana Cele masih berusia 16 tahun saat dirinya diketahui dirasuki oleh roh jahat. Diduga kuat sebelumnya ia membuat sebuah perjanjian dengan roh tersebut.
Clara merusak segala benda yang berkaitan dengan agama dan mulai berteriak tak jelas. Tubuhnya juga mampu melayang setinggi 10 meter.
Dibutuhkan 2 pendeta untuk mengusir roh jahat tersebut selama 2 hari. Walaupun hampir tewas, Clara selamat dan terbebas dari roh jahat tersebut.
.
5. Janet Moses

Pada tahun 2007 lalu di Selandia Baru, seorang gadis bernama Janet Moses tewas kehabisan nafas setelah keluarganya sendiri secara terus menerus menyiram air ke tenggorokannya. Diduga hal tersebut dilakukan untuk mengusir roh jahat yang tengah merasuki Janet.
Setelah gagal dengan mantra-mantra, keluarga Janet terpaksa melakukan ritual 'makutu' ini, yakni usaha mengusir setan dengan menyiramkan air ke wajah orang yang sedang dirasuki. Selama 3 hari ritual ini mereka lakukan tanpa membuahkan hasil dan berujung pada tewasnya Janet.
Diduga, Janet kerasukan setelah mencuri batu sakral dari sebuah pub di dekat rumahnya. Walaupun sudah dikembalikan, rupanya roh jahat tersebut enggan keluar dari tubuh Janet.

6. Gadis Tanpa Nama

Pendeta bernama Gabriele Amorth adalah seorang pengusir setan yang berpengalaman. Lebih dari 160.000 kasus berhasil ia tangani, sampai pada tahun 2000 lalu saat ia harus mengusir setan yang merasuki tubuh seorang gadis berusia 19 tahun, di Vatikan. Tak jelas akhir cerita ini, karena terkesan dirahasiakan pada khalayak. Beberapa orang menduga pendeta tersebut kalah dalam perjuangannya mengusir setan tersebut dari tubuh si gadis.

7. Michael Taylor

Seorang pria bernama Michael Taylor adalah anggota sebuah persekutuan agama Kristen di Kota Osset, Inggris. Saat itu pada tahun 1974, Taylor mulai bertingkah aneh, bahkan berani memaki pimpinannya, Marie Robinson.
Sampai beberapa bulan, Taylor merasa dirinya memang sedang dirasuki roh jahat. Para pendeta tak tinggal diam. Dalam semalam, 40 roh jahat berhasil diusir dari tubuh Taylor.
Namun sayangnya, cerita ini tak berakhir sampai disitu. Taylor yang telah sembuh, menduga bahwa giliran istrinya saat itu yang dirasuki roh jahat. Taylor membunuh istrinya tersebut dengan cara memotong lidah dan mencongkel kedua matanya. Ia kemudian lari ke jalan dalam keadaan telanjang sambil berteriak, "Ini adalah darah setan!"
Taylor tak dipenjara dengan alasan sakit jiwa setelah peristiwa itu terjadi.

Pengusiran setan atau yang biasa disebut dengan istilah 'exorcism' barangkali hanya Anda saksikan di film horor saja. Beberapa judul film horor nyatanya mengangkat tema dari salah satu kegiatan yang paling menegangkan, sekaligus menyeramkan ini.
Namun, kisah-kisah pengusiran setan itu memang benar adanya, atau dengan kata lain, memang pernah dilakukan. Kisah-kisah berikut ini bisa jadi membuat Anda susah tidur dan takut ke kamar mandi di malam hari. Berani membacanya? Mari kita mulai!

1. Anneliese Michel

Anneliese Michel adalah seorang gadis berkebangsaan Jerman yang lahir pada tahun 1952. Saat usianya menginjak 16 tahun, hal-hal aneh terjadi pada dirinya. Ia merasa sedang diduduki oleh sesosok tubuh besar, yang membuatnya tak mampu bicara dan kejang-kejang.
Baru pada saat berumur 23 tahun, salah seorang rekan dari keluarganya menyimpulkan Anneliese telah dirasuki roh jahat. Tingkah Anneliese makin tak terkendali. Beberapa kali ia mencoba mencelakai kedua orang tuanya sendiri.
Sudah puluhan kali ritual pengusiran setan dilakukan untuknya. Alih-alih menyembuhkan gadis ini, roh jahat di dalamnya semakin kuat. Hingga pada akhirnya, gadis malang ini meninggal pada 1 Juli 1976.

2. Anna Ecklund

Lagi-lagi seorang gadis harus menjalani ritual pengusiran setan. Pada tahun 1912, Anna Ecklund yang saat itu masih berusia 14 tahun, selalu menolak datang ke gereja dan membaca kitab suci. Anna juga kerap berkata kotor dan bertingkah aneh.
Menyadari hal buruk tengah terjadi, Anna oleh keluarganya dikirim ke rumah seorang dukun yang tak lain adalah bibinya sendiri, Mina. Keadaan ternyata tak membaik, roh jahat dalam tubuh Anna justru semakin kuat.
Hingga pada akhirnya seorang pendeta bernama Theophilus melakukan ritual pengusiran setan pada gadis ini. Beruntung ritual ini berhasil. Pada 23 Desember 1928, roh jahat yang merasuki Anna berhasil diusir keluar dari tubuhnya.

3. Roland Doe

Anda pernah menonton film horor klasik, THE EXORCIST, garapan William Friedkin? Ya, berdasarkan kisah nyata berikut inilah film tersebut dibuat.
Bocah berumur 13 tahun, Robbie Mannheim, atau juga dikenal dengan sebutan Roland Doe, kerasukan setan setelah bermain Papan Oija bersama bibinya.
Suara Robbie berubah menjadi serak dan berat, tubuhnya dipenuhi dengan luka sayatan yang makin hari makin banyak. Bahkan, Robbie beberapa kali melayang di udara.
Seorang pendeta akhirnya diundang oleh pihak keluarga untuk melakukan ritual pengusiran setan. Setelah percobaan yang ke-30 kalinya, tubuh Robbie dinyatakan bebas dari pengaruh roh jahat.

4. Clara Germana Cele

Kasus pengusiran setan berikutnya datang dari Afrika Selatan. Clara Germana Cele masih berusia 16 tahun saat dirinya diketahui dirasuki oleh roh jahat. Diduga kuat sebelumnya ia membuat sebuah perjanjian dengan roh tersebut.
Clara merusak segala benda yang berkaitan dengan agama dan mulai berteriak tak jelas. Tubuhnya juga mampu melayang setinggi 10 meter.
Dibutuhkan 2 pendeta untuk mengusir roh jahat tersebut selama 2 hari. Walaupun hampir tewas, Clara selamat dan terbebas dari roh jahat tersebut.
.
5. Janet Moses

Pada tahun 2007 lalu di Selandia Baru, seorang gadis bernama Janet Moses tewas kehabisan nafas setelah keluarganya sendiri secara terus menerus menyiram air ke tenggorokannya. Diduga hal tersebut dilakukan untuk mengusir roh jahat yang tengah merasuki Janet.
Setelah gagal dengan mantra-mantra, keluarga Janet terpaksa melakukan ritual 'makutu' ini, yakni usaha mengusir setan dengan menyiramkan air ke wajah orang yang sedang dirasuki. Selama 3 hari ritual ini mereka lakukan tanpa membuahkan hasil dan berujung pada tewasnya Janet.
Diduga, Janet kerasukan setelah mencuri batu sakral dari sebuah pub di dekat rumahnya. Walaupun sudah dikembalikan, rupanya roh jahat tersebut enggan keluar dari tubuh Janet.

6. Gadis Tanpa Nama

Pendeta bernama Gabriele Amorth adalah seorang pengusir setan yang berpengalaman. Lebih dari 160.000 kasus berhasil ia tangani, sampai pada tahun 2000 lalu saat ia harus mengusir setan yang merasuki tubuh seorang gadis berusia 19 tahun, di Vatikan. Tak jelas akhir cerita ini, karena terkesan dirahasiakan pada khalayak. Beberapa orang menduga pendeta tersebut kalah dalam perjuangannya mengusir setan tersebut dari tubuh si gadis.

7. Michael Taylor

Seorang pria bernama Michael Taylor adalah anggota sebuah persekutuan agama Kristen di Kota Osset, Inggris. Saat itu pada tahun 1974, Taylor mulai bertingkah aneh, bahkan berani memaki pimpinannya, Marie Robinson.
Sampai beberapa bulan, Taylor merasa dirinya memang sedang dirasuki roh jahat. Para pendeta tak tinggal diam. Dalam semalam, 40 roh jahat berhasil diusir dari tubuh Taylor.
Namun sayangnya, cerita ini tak berakhir sampai disitu. Taylor yang telah sembuh, menduga bahwa giliran istrinya saat itu yang dirasuki roh jahat. Taylor membunuh istrinya tersebut dengan cara memotong lidah dan mencongkel kedua matanya. Ia kemudian lari ke jalan dalam keadaan telanjang sambil berteriak, "Ini adalah darah setan!"
Taylor tak dipenjara dengan alasan sakit jiwa setelah peristiwa itu terjadi.
Detail

Misteri Matinya Para Pelukis Nyi Roro Kidul



Percaya atau tidak. Lukisan tentang Ratu Kidul pernah dikeramatkan oleh penghuni sebuah lokalisasi pekerja seks komersial, entah untuk pelaris atau supaya orang segan. Lukisan itu, karya Wara Anindyah saat di Sekolah Menengah Seni Rupa Indonesia Yogyakarta, diketahui raib waktu keluarganya di Magelang pindah rumah, tetapi si pelukis tak ambil pusing.



"Cerita tentang lukisan saya yang sampai di lokalisasi itu cuma menurut kabar dari teman-teman. Benar-tidaknya, saya tidak mengeceknya," tutur Wara (41). Lebih dari 20 tahun kemudian Wara melukis lagi Ratu Kidul. Akan tetapi, dengan gaya melukis yang dipilihnya, dalam ”My Name is Ratu Kidul”, sosok Ratu Kidul digambarkan seperti emak-emak berpipi tembam dan bergincu, berpayung, serta tampak repot dengan tas belanja. Kesannya, Ratu Kidul itu lucu.



”Ah, ini sekadar reka-rekaan saja, kayak di film-film Indonesia jenis film mistik dan horor itu, lho. Ratu Kidul menyamar jadi manusia. Jalan-jalan ke mal, belanja macem-macem. Lalu pulang lagi ke kerajaannya di kedalaman Laut Selatan,” ungkap Wara tentang karyanya yang dipajang dalam pameran seni rupa ”Ratu Kidul dan Dunia Mitos Kita” di Balai Soedjatmoko, Solo, 24-30 April 2010.




Ide Wara terasa orisinal. Ia melawan stereotip yang dipengaruhi budaya patriarki—sejak Panembahan Senopati membangun Kerajaan Mataram (1587), yaitu imaji tentang Ratu Kidul yang punya kecantikan sempurna. Sosok mitos yang hidup di masyarakat Jawa itu umumnya dipersepsikan negatif walau faktanya tidak begitu.



Nasib pelukisnya
Selama ini, banyak kisah tentang lukisan Ratu Kidul, sebanyak bumbu yang menyertai, entah datang dari senimannya atau makelarnya. Entah demi popularitas atau untuk mendongkrak harga. Bukan tidak mungkin karena, sebagai sumber inspirasi, Ratu Kidul berasal dari dunia gaib. Mitosnya, sosok itu bisa membuat tulah bagi yang bersikap sembarangan. Nasib pelukisnya sering dikisahkan tragis.



Semisal, lukisan Ratu Kidul oleh Basuki Abdullah yang dikeramatkan di sebuah kamar di Hotel Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Beberapa kali ia memang melukis dengan subyek yang sama. Terakhir, sebelum maestro pelukis naturalis itu terbunuh di rumahnya di Jakarta, ia dikabarkan datang ke Pantai Parangtritis, Yogyakarta. Pelukis asal Solo, Didik Suardi, juga pernah melukis Ratu Kidul. Namun, sepekan setelah lukisan itu selesai, Didik meninggal dunia (2001). Suhardjo (1941-1998), juga pelukis Solo, bernasib sama. Dalam keadaan sakit-sakitan ia menyelesaikan lukisan Ratu Kidul, tetapi tak selang lama ia pun menutup mata.




Untungnya, perupa sekarang tak punya sindrom atau takut ”kualat” terhadap sosok yang disakralkan itu. Namun, Ratu Kidul tetap memberi inspirasi untuk divisualkan. Ada yang melakukan pendekatan rasional, ada yang termotivasi lewat dunia mistik, ada pula yang menghayatinya sebagai bagian dari spiritualisme.



Di tengah kontroversi tentang fenomena Ratu Kidul, pameran seni rupa ”Ratu Kidul dan Dunia Mitos Kita” terasa istimewa. Pameran yang diikuti 18 perupa dari Solo dan Yogyakarta itu memperlihatkan sejumlah visi dan tafsir seniman mandiri; dan bisa jadi ekspresi dari bawah sadar mereka. Karya-karya itu memperluas cakrawala tentang dunia mitos (Ratu Kidul), dengan konsekuensi di luar batasan estetika lumrah.



Lucia Hartini (51), pelukis surealis yang lebih dari lima tahun vakum tidak melukis, misalnya, merasa ”terpanggil” dan antusias untuk ikut. Sebabnya, dalam beberapa tahun terakhir ia mengaku intim dengan fenomena itu. Konon, ada beberapa peristiwa ”ajaib” yang menyertai proses karyanya. Hasilnya, Ratu Kidul adalah sosok perempuan muda tengah melayang berbalut busana tipis warna hijau, dalam pusaran rambut panjang dan latar gelombang laut biru serta susunan karang yang tercipta dari arsiran lembut dan rinci—gaya khas Hartini.



Sensual, horor
Itu berbeda dengan Almarhum Suhardjo, Herri Sudjarwanto, Sumantri, Totok Buchori, Ki Gedhe Solo, juga sebuah lukisan anonim koleksi Wilono Edy Kusumo, semua dalam gaya naturalis yang cenderung memperkuat imaji orang tentang Ratu Kidul selama ini. Herri menyuguhkan perempuan cantik bermahkota; terkesan horor karena ada penyu muncul dari kakinya, diapit dua ekor ular besar bermata merah.



Kengerian berbeda ditampilkan Agus Merapi yang melukiskan kepala Ratu Kidul menyatu dengan perbukitan karang yang keropos. Rambutnya bergelung kembang melati, bibirnya merah darah. Uniknya, sang ratu berkalungkan telepon seluler. ”Itu simbolik, saking banyak orang sekarang yang mau kontak dengan Ratu Kidul dengan pamrih masing-masing,” papar Agus.



”Nyi Ratu Kidul” di mata Sumantri adalah sosok perempuan cantik, sensual, berambut panjang dengan dada membusung. ”Pancaran matanya binal dan tubuhnya menyiratkan berahi yang tak terhindari,” kata Sumantri. Visi serupa terlihat pada karya Ki Gedhe Solo, ”Transendental”. Anehnya, pria yang berprofesi sebagai penyembuh alternatif ini memilih Aria Giovanni, seorang bintang ****o asal AS, sebagai model karena dianggap mewakili imaji tentang Ratu Kidul. ”Saya memilihnya setelah menyaksikan ribuan file wanita cantik,” katanya.



Sebaliknya, Totok Buchori mencitrakan Ratu Kidul sebagai wajah perempuan keraton yang teduh, muncul dari balik jendela. Sementara pada ”Aku Datang” karya VA Sudiro (71)—yang melukiskan sepasang pria-wanita berbusana Jawa menghadap pantai di bawah langit lembayung—kita menangkap impresi surealisme Kejawen.



Mitos Ratu Kidul ternyata bisa ditafsirkan secara bebas. Dyah Yulianti mengidentikkan Ratu Kidul sebagai Ibu dan sumber kehidupan. ”The Realm of Spirit” terasa mengejutkan; gaya melukis yang ekspresionistik dengan menampilkan sosok-sosok perempuan di tengah gebyuran cat biru dan putih. Tafsir bebas serupa kita dapatkan pada Teddy D, ”Menyapa Bintang Selatan”: seorang anak menjumput sebuah bintang di tengah tebaran ”bulan-bulan” di langit.



Adapun karya instalasi Ivan Sagito, ”Irasionalitas Kolektif”; jajaran 11 gelung rambut dari bahan perunggu, menunjukkan mitos di masyarakat adalah hasil pikiran irasional bersama. Adapun Nasirun menawarkan kepada kita ”wajah” Ratu Kidul lewat 13 panil kecil dengan memanfaatkan bingkai kayu jati yang keropos. Sebuah karya eksperimental yang terasa subtil tentang subyek yang kontroversial itu.



Lukisan ”Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun” adalah tafsir Djoko Pekik (73) bahwa sikap menghamba secara berlebihan kawula alit terhadap raja selama ini sengaja dibangun melalui mitos perkawinan raja Jawa dan Ratu Kidul. Itu tak lain tipu muslihat untuk mengukuhkan wibawa dan kekuasaan raja. Lucunya, dalam lukisan agak karikatural ini, yang jadi raja adalah Pekik sendiri.

sumber http://forum.viva.co.id/


Percaya atau tidak. Lukisan tentang Ratu Kidul pernah dikeramatkan oleh penghuni sebuah lokalisasi pekerja seks komersial, entah untuk pelaris atau supaya orang segan. Lukisan itu, karya Wara Anindyah saat di Sekolah Menengah Seni Rupa Indonesia Yogyakarta, diketahui raib waktu keluarganya di Magelang pindah rumah, tetapi si pelukis tak ambil pusing.



"Cerita tentang lukisan saya yang sampai di lokalisasi itu cuma menurut kabar dari teman-teman. Benar-tidaknya, saya tidak mengeceknya," tutur Wara (41). Lebih dari 20 tahun kemudian Wara melukis lagi Ratu Kidul. Akan tetapi, dengan gaya melukis yang dipilihnya, dalam ”My Name is Ratu Kidul”, sosok Ratu Kidul digambarkan seperti emak-emak berpipi tembam dan bergincu, berpayung, serta tampak repot dengan tas belanja. Kesannya, Ratu Kidul itu lucu.



”Ah, ini sekadar reka-rekaan saja, kayak di film-film Indonesia jenis film mistik dan horor itu, lho. Ratu Kidul menyamar jadi manusia. Jalan-jalan ke mal, belanja macem-macem. Lalu pulang lagi ke kerajaannya di kedalaman Laut Selatan,” ungkap Wara tentang karyanya yang dipajang dalam pameran seni rupa ”Ratu Kidul dan Dunia Mitos Kita” di Balai Soedjatmoko, Solo, 24-30 April 2010.




Ide Wara terasa orisinal. Ia melawan stereotip yang dipengaruhi budaya patriarki—sejak Panembahan Senopati membangun Kerajaan Mataram (1587), yaitu imaji tentang Ratu Kidul yang punya kecantikan sempurna. Sosok mitos yang hidup di masyarakat Jawa itu umumnya dipersepsikan negatif walau faktanya tidak begitu.



Nasib pelukisnya
Selama ini, banyak kisah tentang lukisan Ratu Kidul, sebanyak bumbu yang menyertai, entah datang dari senimannya atau makelarnya. Entah demi popularitas atau untuk mendongkrak harga. Bukan tidak mungkin karena, sebagai sumber inspirasi, Ratu Kidul berasal dari dunia gaib. Mitosnya, sosok itu bisa membuat tulah bagi yang bersikap sembarangan. Nasib pelukisnya sering dikisahkan tragis.



Semisal, lukisan Ratu Kidul oleh Basuki Abdullah yang dikeramatkan di sebuah kamar di Hotel Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Beberapa kali ia memang melukis dengan subyek yang sama. Terakhir, sebelum maestro pelukis naturalis itu terbunuh di rumahnya di Jakarta, ia dikabarkan datang ke Pantai Parangtritis, Yogyakarta. Pelukis asal Solo, Didik Suardi, juga pernah melukis Ratu Kidul. Namun, sepekan setelah lukisan itu selesai, Didik meninggal dunia (2001). Suhardjo (1941-1998), juga pelukis Solo, bernasib sama. Dalam keadaan sakit-sakitan ia menyelesaikan lukisan Ratu Kidul, tetapi tak selang lama ia pun menutup mata.




Untungnya, perupa sekarang tak punya sindrom atau takut ”kualat” terhadap sosok yang disakralkan itu. Namun, Ratu Kidul tetap memberi inspirasi untuk divisualkan. Ada yang melakukan pendekatan rasional, ada yang termotivasi lewat dunia mistik, ada pula yang menghayatinya sebagai bagian dari spiritualisme.



Di tengah kontroversi tentang fenomena Ratu Kidul, pameran seni rupa ”Ratu Kidul dan Dunia Mitos Kita” terasa istimewa. Pameran yang diikuti 18 perupa dari Solo dan Yogyakarta itu memperlihatkan sejumlah visi dan tafsir seniman mandiri; dan bisa jadi ekspresi dari bawah sadar mereka. Karya-karya itu memperluas cakrawala tentang dunia mitos (Ratu Kidul), dengan konsekuensi di luar batasan estetika lumrah.



Lucia Hartini (51), pelukis surealis yang lebih dari lima tahun vakum tidak melukis, misalnya, merasa ”terpanggil” dan antusias untuk ikut. Sebabnya, dalam beberapa tahun terakhir ia mengaku intim dengan fenomena itu. Konon, ada beberapa peristiwa ”ajaib” yang menyertai proses karyanya. Hasilnya, Ratu Kidul adalah sosok perempuan muda tengah melayang berbalut busana tipis warna hijau, dalam pusaran rambut panjang dan latar gelombang laut biru serta susunan karang yang tercipta dari arsiran lembut dan rinci—gaya khas Hartini.



Sensual, horor
Itu berbeda dengan Almarhum Suhardjo, Herri Sudjarwanto, Sumantri, Totok Buchori, Ki Gedhe Solo, juga sebuah lukisan anonim koleksi Wilono Edy Kusumo, semua dalam gaya naturalis yang cenderung memperkuat imaji orang tentang Ratu Kidul selama ini. Herri menyuguhkan perempuan cantik bermahkota; terkesan horor karena ada penyu muncul dari kakinya, diapit dua ekor ular besar bermata merah.



Kengerian berbeda ditampilkan Agus Merapi yang melukiskan kepala Ratu Kidul menyatu dengan perbukitan karang yang keropos. Rambutnya bergelung kembang melati, bibirnya merah darah. Uniknya, sang ratu berkalungkan telepon seluler. ”Itu simbolik, saking banyak orang sekarang yang mau kontak dengan Ratu Kidul dengan pamrih masing-masing,” papar Agus.



”Nyi Ratu Kidul” di mata Sumantri adalah sosok perempuan cantik, sensual, berambut panjang dengan dada membusung. ”Pancaran matanya binal dan tubuhnya menyiratkan berahi yang tak terhindari,” kata Sumantri. Visi serupa terlihat pada karya Ki Gedhe Solo, ”Transendental”. Anehnya, pria yang berprofesi sebagai penyembuh alternatif ini memilih Aria Giovanni, seorang bintang ****o asal AS, sebagai model karena dianggap mewakili imaji tentang Ratu Kidul. ”Saya memilihnya setelah menyaksikan ribuan file wanita cantik,” katanya.



Sebaliknya, Totok Buchori mencitrakan Ratu Kidul sebagai wajah perempuan keraton yang teduh, muncul dari balik jendela. Sementara pada ”Aku Datang” karya VA Sudiro (71)—yang melukiskan sepasang pria-wanita berbusana Jawa menghadap pantai di bawah langit lembayung—kita menangkap impresi surealisme Kejawen.



Mitos Ratu Kidul ternyata bisa ditafsirkan secara bebas. Dyah Yulianti mengidentikkan Ratu Kidul sebagai Ibu dan sumber kehidupan. ”The Realm of Spirit” terasa mengejutkan; gaya melukis yang ekspresionistik dengan menampilkan sosok-sosok perempuan di tengah gebyuran cat biru dan putih. Tafsir bebas serupa kita dapatkan pada Teddy D, ”Menyapa Bintang Selatan”: seorang anak menjumput sebuah bintang di tengah tebaran ”bulan-bulan” di langit.



Adapun karya instalasi Ivan Sagito, ”Irasionalitas Kolektif”; jajaran 11 gelung rambut dari bahan perunggu, menunjukkan mitos di masyarakat adalah hasil pikiran irasional bersama. Adapun Nasirun menawarkan kepada kita ”wajah” Ratu Kidul lewat 13 panil kecil dengan memanfaatkan bingkai kayu jati yang keropos. Sebuah karya eksperimental yang terasa subtil tentang subyek yang kontroversial itu.



Lukisan ”Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun” adalah tafsir Djoko Pekik (73) bahwa sikap menghamba secara berlebihan kawula alit terhadap raja selama ini sengaja dibangun melalui mitos perkawinan raja Jawa dan Ratu Kidul. Itu tak lain tipu muslihat untuk mengukuhkan wibawa dan kekuasaan raja. Lucunya, dalam lukisan agak karikatural ini, yang jadi raja adalah Pekik sendiri.

sumber http://forum.viva.co.id/
Detail

5 Mumi yang Tidak Popular

Mumi merupakan mayat yang diawetkan dengan menggunakan ramuan tertentu atau terjadi secara alamiah, sehingga tubuh mayat tersebut tidak mengalami proses pembusukan. Mumifikasi atau proses menjadikan mumi dilakukan oleh manusia-manusia di peradaban kuno hingga transisi ke zaman modern, seperti di Mesir, Amerika Latin dan banyak lagi. Namun secara alami mumifikasi dapat terjadi akibat iklim yang sangat panas dan gersang atau sebaliknya, dingin. Kebanyakan mumi yang popular berasal dari golongan bangsawan, kepala suku, padahal adapula dari golongan masyarakat biasa yang jasadnya mengalami mumifikasi setelah meninggal. Berikut uniknya.com merangkum 5 mumi yang tidak popular:
1. Mumi Mesir
Mumi Mesir
Mumi Mesir
Mumi yang ditemukan di Mesir, merupakan mayat sosok dewasa dengan balutan kain terbuka. Berdasarkan analisis karbon mumi tersebut meninggal ketika berusia 45 hingga 50 tahun dengan tinggi sekitar 5 kaki 4 inchi. Ketika ditemukan mumi tersebut masih memiliki butiran emas yang digunakan sebagai bahan balsam dalam mumifikasi. Kuku di jari tanganya dicat merah marun, namun hingga sekarang masih belum diketahui penyebab kematian mumi tersebut.
2. Mumi Monyet
Mumi Monyet
Mumi Monyet

Mumi monyet ditemukan di situs arkeologi yang berada di kawasan Grand Chaco, Argentina, Amerika Selatan. Meski usia mumi monyet ini belum dianalisis karbon, namun diperkirakan monyet yang popular dengan julukan ‘howler monkey’ mengalami mumifikasi secara alamiah. Mumi howler monkey masih memiliki bulu leher berwarna putih yang utuh.
3. Mumi Perempuan di Chili
Mumi Perempuan di Chili
Mumi Perempuan di Chili
Mumi sosok perempuan dengan posisi terduduk, rambut hitamnya terurai, ditemukan di kawasan pemakaman kuno di Chili. Berdasarkan perhitungan karbon, mumi perempuan ini berasal dari tahun 1400 SM. Tubuhnya dibalut kain khas suku asli Chili setelah ia meninggal, satu yang mengesankan yakni masih memperlihatkan kecantikannya. Bagian pipi dan dagu masih menonjol, ia pun memiliki tattoo yang terdapat di bagian dada, dan sudut mulut sebelah kiri.
4. Mumi di Hungaria
 Mumi di Hungaria
Mumi di Hungaria
Mumi yang tidak popular ini berikut berasal dari daratan Eropa Timur, Hungaria. Mumi sepasang suami isteri, Michael Orlovits dan Veronica, serta anak mereka, Johannes. Ketiganya ditemukan bersama di sebuah gereja tua di Kota Vac, Hungaria pada 1994. Berdasarkan perhitungan karbon, mumi keluarga tersebut berasal dari abad ke-18. Sebuah sumber menyatakan Michael dilahirkan pada 1765, meninggal pada tahun 1806 di usia 41 tahun. Semasa hidupnya, Michael berprofesi sebagai petani gandum. Ketika meninggal dan menjalani mumifikasi, Michael menggunakan pakaian khas di zamannya.
5. Mumi Bayi 10 Bulan
Mumi Bayi 10 Bulan
Mumi Bayi 10 Bulan
Mumi bayi berusia 10 bulan ini dikenal dengan sebutan “Detmold Child.” Setelah dianalisa bayi tersebut dinyatakan berasal dari 4505-4457 SM – 3.000 tahun lebih sebelum King Tut meninggal dunia. Ketika meninggal bayi tersebut berusia 10, dan mumifikasi yang terjadi pun secara alamiah. Akibat dimakamkan di kawasan beriklim kering dan gersang. (** )
Sumber: huffingtonpost.co.uk, uniknya.com, September 2013
Mumi merupakan mayat yang diawetkan dengan menggunakan ramuan tertentu atau terjadi secara alamiah, sehingga tubuh mayat tersebut tidak mengalami proses pembusukan. Mumifikasi atau proses menjadikan mumi dilakukan oleh manusia-manusia di peradaban kuno hingga transisi ke zaman modern, seperti di Mesir, Amerika Latin dan banyak lagi. Namun secara alami mumifikasi dapat terjadi akibat iklim yang sangat panas dan gersang atau sebaliknya, dingin. Kebanyakan mumi yang popular berasal dari golongan bangsawan, kepala suku, padahal adapula dari golongan masyarakat biasa yang jasadnya mengalami mumifikasi setelah meninggal. Berikut uniknya.com merangkum 5 mumi yang tidak popular:
1. Mumi Mesir
Mumi Mesir
Mumi Mesir
Mumi yang ditemukan di Mesir, merupakan mayat sosok dewasa dengan balutan kain terbuka. Berdasarkan analisis karbon mumi tersebut meninggal ketika berusia 45 hingga 50 tahun dengan tinggi sekitar 5 kaki 4 inchi. Ketika ditemukan mumi tersebut masih memiliki butiran emas yang digunakan sebagai bahan balsam dalam mumifikasi. Kuku di jari tanganya dicat merah marun, namun hingga sekarang masih belum diketahui penyebab kematian mumi tersebut.
2. Mumi Monyet
Mumi Monyet
Mumi Monyet

Mumi monyet ditemukan di situs arkeologi yang berada di kawasan Grand Chaco, Argentina, Amerika Selatan. Meski usia mumi monyet ini belum dianalisis karbon, namun diperkirakan monyet yang popular dengan julukan ‘howler monkey’ mengalami mumifikasi secara alamiah. Mumi howler monkey masih memiliki bulu leher berwarna putih yang utuh.
3. Mumi Perempuan di Chili
Mumi Perempuan di Chili
Mumi Perempuan di Chili
Mumi sosok perempuan dengan posisi terduduk, rambut hitamnya terurai, ditemukan di kawasan pemakaman kuno di Chili. Berdasarkan perhitungan karbon, mumi perempuan ini berasal dari tahun 1400 SM. Tubuhnya dibalut kain khas suku asli Chili setelah ia meninggal, satu yang mengesankan yakni masih memperlihatkan kecantikannya. Bagian pipi dan dagu masih menonjol, ia pun memiliki tattoo yang terdapat di bagian dada, dan sudut mulut sebelah kiri.
4. Mumi di Hungaria
 Mumi di Hungaria
Mumi di Hungaria
Mumi yang tidak popular ini berikut berasal dari daratan Eropa Timur, Hungaria. Mumi sepasang suami isteri, Michael Orlovits dan Veronica, serta anak mereka, Johannes. Ketiganya ditemukan bersama di sebuah gereja tua di Kota Vac, Hungaria pada 1994. Berdasarkan perhitungan karbon, mumi keluarga tersebut berasal dari abad ke-18. Sebuah sumber menyatakan Michael dilahirkan pada 1765, meninggal pada tahun 1806 di usia 41 tahun. Semasa hidupnya, Michael berprofesi sebagai petani gandum. Ketika meninggal dan menjalani mumifikasi, Michael menggunakan pakaian khas di zamannya.
5. Mumi Bayi 10 Bulan
Mumi Bayi 10 Bulan
Mumi Bayi 10 Bulan
Mumi bayi berusia 10 bulan ini dikenal dengan sebutan “Detmold Child.” Setelah dianalisa bayi tersebut dinyatakan berasal dari 4505-4457 SM – 3.000 tahun lebih sebelum King Tut meninggal dunia. Ketika meninggal bayi tersebut berusia 10, dan mumifikasi yang terjadi pun secara alamiah. Akibat dimakamkan di kawasan beriklim kering dan gersang. (** )
Sumber: huffingtonpost.co.uk, uniknya.com, September 2013
Detail

5 Aksi Menelan Perhiasan

Sepanjang sejarah kehidupan manusia, entah sudah berapa ratus ribu kasus kejahatan yang terjadi akibat ketertarikan seseorang terhadap perhiasaan. Tindak kejahatan yang dilakukan pun beragam. Ada yang merampok, mencuri diam-diam, hingga langsung menjambret dari orang yang memakainya. Pada awal maret lalu misalnya, seorang pria penodong di jakarta mencoba menghilangkan barang bukti kalung emas hasil jambretannya dengan cara menelan. Berikut uniknya.com merangkum 5 aksi menelan perhiasan:
 1.   Berlian 48 Juta Rupiah Tak Sengaja Ditelan
Seorang wanita berusia 80 tahun asal Florida bernama Miriam Tucker tak menyangka jika dalam segelas sampanye seharga 180 ribu rupiah yang dibeli dan diminumnya dalam sebuah acara amal, terdapat sebuah benda berharga. Dalam acara yang diselenggarakan Tampa Women’s club di Florida, Amerika Serikat, diam-diam semua gelas diisi bebatuan kecil dan bagi mereka yang beruntung, ada satu gelas yang diisi berlian satu karat senilai 5.000 dolar Amerika Serikat atau lebih dari 48 juta rupiah.
Tucker tentu tak tahu tentang adanya hadiah itu. Sialnya lagi, justru di dalam gelasnya lah berlian itu berada. Berlian itu baru ketahuan tertelan oleh Miriam Tucker setelah toko perhiasan Continental Wholesale Diamond yang menyumbangkan berlian tersebut, melakukan penyisiran dari meja ke meja. Seorang panitia bernama Andrew Meyer mengatakan, panitia mulai panik karena pencarian tidak membuahkan hasil padahal tahu jika berlian tersebut ditempatkan dalam sebuah gelas.
Tucker akhirnya mengaku menelan benda aneh saat meminum sampanyenya. Dengan bantuan kolonoskopi, berlian itu terdeteksi dalam usus besar Miriam Tucker. Dengan bantuan dokter, berlian berhasil dikeluarkan dari perutnya. Wanita itu kemudian berencana memberikan hadiah itu untuk cucunya. Kepada tampa bay tribune, berlian itu akan menjadi cerita turun temurun bagi anak cucunya.
 Berlian 48 Juta Rupiah Tak Sengaja Ditelan
Berlian 48 Juta Rupiah Tak Sengaja Ditelan

2. Pria Cina Jadi Tersangka Setelah Menelan Berlian
Ada-ada saja ulah yang dilakukan pria Cina bernama chou wan. Karena ingin memiliki sebuah berlian yang dipajang di sebuah pameran, chou wan berusaha menelannya. Peristiwa ini terjadi pada tahun 2012 lalu di kolombo, srilanka. Saat itu, pameran perhiasan besar bernama Facests Sri Lanka digelar di kota tersebut. Meski Sri Lanka tak memiliki pertambangan berlian, namun negara ini ternyata cukup terkenal dengan batu mulia lainnya yang bisa dijadikan perhiasan. Oleh karena itu, pameran perhiasan terbesar tersebut selalu menarik perhatian pengunjung tiap tahunnya.
Namun di sela-sela pameran yang menarik perhatian pengunjung lokal dan mancanegara itu, ada sebuah kejadian yang mengejutkan. Seorang pria berkebangsaan Cina bernama Chou Wan yang berprilaku mencurigakan datang ke tempat pameran tersebut. Ia mendatangi tenan perusahaan berlian milik Sush Wijekoon. Setelah berpura-pura bersikap seperti pembeli dan memilih berbagai perhiasan di tenan tersebut, chou wan kemudian  menelan salah satunya yaitu berlian satu setengah karat.
Mengetahui hal itu, suresh langsung melaporkannya ke pihak berwajib. Pria Cina berusia 32 tahun itu kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani pemeriksaan dengan menggunakan sinar X. Dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui bahwa benar berlian itu ada di dalam tubuh chou wan. Temuan tersebut disampaikan direktur rumah sakit yaitu dokter Anil Jasinghe kepada Huffington Post. Sementara itu, suresh wijekoon yang juga pemilik PT Belgrade Internasional mengatakan, berlian yang ditelah chou wan itu senilai 1,8 juta rupee Sri Lanka atau sekitar 130 juta rupiah.
Pria Cina Jadi Tersangka Setelah Menelan Berlian
Pria Cina Jadi Tersangka Setelah Menelan Berlian
3. Seorang Gadis Menelan Kalung DHari Ulang Tahunnya
Ulang tahun merupakan salah satu momen paling indah dalam hidup setiap orang. Di hari ulang tahun, seorang akan mendapatkan ucapan selamat dan doa kebaikan. Bukan hanya itu, tak jarang mereka yang ulang tahun menerima kado atau hadiah dari keluarga, kerabat atau teman dekat. Begitu juga dengan yang dialami pasangan muda asal Cina, wang xue dan xiao li. Epat di hari ulang tahun pujaan hatinya, xiao li memberi kejutan kado sebuah kalung emas kepada Wang Xue.
Kalung seharga 500 poundsterling  atau sekitar tujuh juta rupiah itu disembunyikan dalam kue tahun. Perayaan ulang tahun yang romantis kedua pasangan dari Qindao Cina ini kemudian berakhir tak seperti yang diharapkan. Tak sengaja wang xue menelan kalung saat akan menyantap kue muffin kejutan dari sang kekasih. Xiao Li yang belum sempat mengatakan apapun atau mengambil kalung dari kue tersebut hanya tepana. Seperti dikutip metro online, Xiao Li pada awalnya berfikir kejutan tersebut akan menunjukkan betapa dirinya mencintai Wang Xue. Namun sebelum mengatakan sebuah kata, Wang Xue sudah memakan kue tersebut.
Xiao Li baru menceritakan rencana sesungguhnya pada saat perjalanan menuju rumah sakit. Setelah melakukan pemeriksaan sinar X, dokter memutuskan wang xue harus menjalani operasi endoskopi untuk mengambil kalung tersebut dari perutnya. Sebuah alat dimasukan ke dalam tenggorokkannya hingga mencapai perut untuk mengambil kalung emas tersebut. Usai operasi Xiao mengatakan, dia telah mendapatkan kalungnya kembali, namun dirinya tak yakin apakah Wang Xue akan merasa senang dan nyaman memakainya.
Seorang Gadis Menelan Kalung Di Hari Ulang Tahunnya
Seorang Gadis Menelan Kalung Di Hari Ulang Tahunnya
4. Anjing Golden Retriever Telan Permata 180 Juta Rupiah
Kali ini kasus perhiasan yang tertelan dilakukan seekor anjing. Peristiwa ini terjadi ketika George Kaufmann membawa anjingnya yang bernama Sollie ke toko permata Robert Rernard Jewellers di Rockville, Maryland, New York. Di tempat tersebut, tepatnya pada akhir Januari lalu, Kaufman dan mitra bisnisnya yang bernama Robert Rosin, kemudian bertemu dengan seorang dealer permata. Sebelum peristiwa itu terjadi, mitra bisnis yang ditemui Kaufmann dan Robert Rosin sedang meneliti sebuah permata yang sanga cantik dan berharga.
Pada saat ketiganya mengamati permata tiga karat senilai 180 juta rupiah itu, tiba-tiba batu mulia jatuh ke lantai dan mendarat di dekat Sollie. Sebelum ketiganya menyadari apa yang terjadi, anjing jenis golden retriever itu menelannya. Selera Sollie terhadap perhiasan mahal itu sontak membua ketiga pria itu panik. Mereka kemudian memanggil dokter hewan untuk melakukan upaya mengambil permata itu tanpa melukai sang anjing.
Meski ketiga pria itu panik, namun sang dokter hewan mengatakan jika hal itu tak perlu dikhawatirkan. Tak harus ada operas dan biarkan alam yang bekerja. Artinya, ketiga pria itu diminta untuk memeriksa kotoran setiap kali anjing itu buang air besar. Setelah harap-harap cemas, dalam tiga hari ketiga pria itu akhirnya berhasil mendapatkan permatanya kembali. Pemilik anjing, george kaufmann mengatakan, itu adalah pengalaman yang tak menyenangkan. Dirinya tak hanya harus mengikuti kemana pun Sollie pergi, namun juga harus memeriksa kotorannya.
Anjing Golden Retriever Telan Permata 180 Juta Rupiah
Anjing Golden Retriever Telan Permata 180 Juta Rupiah
5. Pria Lebanon Telan 220 Berlian
Pada 17 mei tahun 2012 lalu, aksi nekat dilakukan seorang pria asal Lebanon yang melakukan lawatan ke Afrika Selatan sebelum ke tempat tujuan utama yaitu Dubai. Untuk menghindari pajak sertai cukai di negara yang dituju,  pria Lebanon yang identitasnya tak disebutkan itu nekat menelan 220 butir berlian yang akan diselundupkannya. Bukan hanya itu, aksi bahayanya itu juga dilakukan karena memang berlian tersebut tidak dilengkapi surat-surat kepemilikan resmi.
Namun aksi nekatnya tersebut tak berjalan mulus. Pria lebanon tersebut tersandung saat polisi Afrika memeriksanya di Bandara Johannesburg. Melalui alat scan, petugas bandara menemukan ada puluhan berlian di dalam perut pria tersebut. Ingin tahu berapa nilai total berlian yang diselundupkan tersebut. Kalau dihitung dengan nilai rupiah saat ini, berlian seharga 2,3 juta dolar Amerika Serikat itu senilai dengan 20 miliar rupiah.
Menurut juru bicara kepolisian johannesberg seperti dikutip BBC, pria yang hendak ke dubai tersebut terlihat mencurigakan saat tiba di bandara johannesberg. Pria Lebanon tersebut diperkirakan anggota sindikat perdagangan ilegal berlian. Beberapa kali, petugas keamanan bandara juga mengamankan peyelundupan perhiasan dengan modus yang sama. Seperti diketahui, afrika selatan dikenal sebagai negara penghasil berlian di dunia.(**)
Pria Lebanon Telan 220 Berlian
Pria Lebanon Telan 220 Berlian
Sumber: Dari berbagai sumber, uniknya.com
** Tulisan ini pernah ditayangkan di acara Spotlite Trans7 yang tayang setiap hari Senin-Jumat pukul 09.45-10.45 WIB dan Sabtu-Minggu setiap 09.45-10.15.
Sepanjang sejarah kehidupan manusia, entah sudah berapa ratus ribu kasus kejahatan yang terjadi akibat ketertarikan seseorang terhadap perhiasaan. Tindak kejahatan yang dilakukan pun beragam. Ada yang merampok, mencuri diam-diam, hingga langsung menjambret dari orang yang memakainya. Pada awal maret lalu misalnya, seorang pria penodong di jakarta mencoba menghilangkan barang bukti kalung emas hasil jambretannya dengan cara menelan. Berikut uniknya.com merangkum 5 aksi menelan perhiasan:
 1.   Berlian 48 Juta Rupiah Tak Sengaja Ditelan
Seorang wanita berusia 80 tahun asal Florida bernama Miriam Tucker tak menyangka jika dalam segelas sampanye seharga 180 ribu rupiah yang dibeli dan diminumnya dalam sebuah acara amal, terdapat sebuah benda berharga. Dalam acara yang diselenggarakan Tampa Women’s club di Florida, Amerika Serikat, diam-diam semua gelas diisi bebatuan kecil dan bagi mereka yang beruntung, ada satu gelas yang diisi berlian satu karat senilai 5.000 dolar Amerika Serikat atau lebih dari 48 juta rupiah.
Tucker tentu tak tahu tentang adanya hadiah itu. Sialnya lagi, justru di dalam gelasnya lah berlian itu berada. Berlian itu baru ketahuan tertelan oleh Miriam Tucker setelah toko perhiasan Continental Wholesale Diamond yang menyumbangkan berlian tersebut, melakukan penyisiran dari meja ke meja. Seorang panitia bernama Andrew Meyer mengatakan, panitia mulai panik karena pencarian tidak membuahkan hasil padahal tahu jika berlian tersebut ditempatkan dalam sebuah gelas.
Tucker akhirnya mengaku menelan benda aneh saat meminum sampanyenya. Dengan bantuan kolonoskopi, berlian itu terdeteksi dalam usus besar Miriam Tucker. Dengan bantuan dokter, berlian berhasil dikeluarkan dari perutnya. Wanita itu kemudian berencana memberikan hadiah itu untuk cucunya. Kepada tampa bay tribune, berlian itu akan menjadi cerita turun temurun bagi anak cucunya.
 Berlian 48 Juta Rupiah Tak Sengaja Ditelan
Berlian 48 Juta Rupiah Tak Sengaja Ditelan

2. Pria Cina Jadi Tersangka Setelah Menelan Berlian
Ada-ada saja ulah yang dilakukan pria Cina bernama chou wan. Karena ingin memiliki sebuah berlian yang dipajang di sebuah pameran, chou wan berusaha menelannya. Peristiwa ini terjadi pada tahun 2012 lalu di kolombo, srilanka. Saat itu, pameran perhiasan besar bernama Facests Sri Lanka digelar di kota tersebut. Meski Sri Lanka tak memiliki pertambangan berlian, namun negara ini ternyata cukup terkenal dengan batu mulia lainnya yang bisa dijadikan perhiasan. Oleh karena itu, pameran perhiasan terbesar tersebut selalu menarik perhatian pengunjung tiap tahunnya.
Namun di sela-sela pameran yang menarik perhatian pengunjung lokal dan mancanegara itu, ada sebuah kejadian yang mengejutkan. Seorang pria berkebangsaan Cina bernama Chou Wan yang berprilaku mencurigakan datang ke tempat pameran tersebut. Ia mendatangi tenan perusahaan berlian milik Sush Wijekoon. Setelah berpura-pura bersikap seperti pembeli dan memilih berbagai perhiasan di tenan tersebut, chou wan kemudian  menelan salah satunya yaitu berlian satu setengah karat.
Mengetahui hal itu, suresh langsung melaporkannya ke pihak berwajib. Pria Cina berusia 32 tahun itu kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani pemeriksaan dengan menggunakan sinar X. Dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui bahwa benar berlian itu ada di dalam tubuh chou wan. Temuan tersebut disampaikan direktur rumah sakit yaitu dokter Anil Jasinghe kepada Huffington Post. Sementara itu, suresh wijekoon yang juga pemilik PT Belgrade Internasional mengatakan, berlian yang ditelah chou wan itu senilai 1,8 juta rupee Sri Lanka atau sekitar 130 juta rupiah.
Pria Cina Jadi Tersangka Setelah Menelan Berlian
Pria Cina Jadi Tersangka Setelah Menelan Berlian
3. Seorang Gadis Menelan Kalung DHari Ulang Tahunnya
Ulang tahun merupakan salah satu momen paling indah dalam hidup setiap orang. Di hari ulang tahun, seorang akan mendapatkan ucapan selamat dan doa kebaikan. Bukan hanya itu, tak jarang mereka yang ulang tahun menerima kado atau hadiah dari keluarga, kerabat atau teman dekat. Begitu juga dengan yang dialami pasangan muda asal Cina, wang xue dan xiao li. Epat di hari ulang tahun pujaan hatinya, xiao li memberi kejutan kado sebuah kalung emas kepada Wang Xue.
Kalung seharga 500 poundsterling  atau sekitar tujuh juta rupiah itu disembunyikan dalam kue tahun. Perayaan ulang tahun yang romantis kedua pasangan dari Qindao Cina ini kemudian berakhir tak seperti yang diharapkan. Tak sengaja wang xue menelan kalung saat akan menyantap kue muffin kejutan dari sang kekasih. Xiao Li yang belum sempat mengatakan apapun atau mengambil kalung dari kue tersebut hanya tepana. Seperti dikutip metro online, Xiao Li pada awalnya berfikir kejutan tersebut akan menunjukkan betapa dirinya mencintai Wang Xue. Namun sebelum mengatakan sebuah kata, Wang Xue sudah memakan kue tersebut.
Xiao Li baru menceritakan rencana sesungguhnya pada saat perjalanan menuju rumah sakit. Setelah melakukan pemeriksaan sinar X, dokter memutuskan wang xue harus menjalani operasi endoskopi untuk mengambil kalung tersebut dari perutnya. Sebuah alat dimasukan ke dalam tenggorokkannya hingga mencapai perut untuk mengambil kalung emas tersebut. Usai operasi Xiao mengatakan, dia telah mendapatkan kalungnya kembali, namun dirinya tak yakin apakah Wang Xue akan merasa senang dan nyaman memakainya.
Seorang Gadis Menelan Kalung Di Hari Ulang Tahunnya
Seorang Gadis Menelan Kalung Di Hari Ulang Tahunnya
4. Anjing Golden Retriever Telan Permata 180 Juta Rupiah
Kali ini kasus perhiasan yang tertelan dilakukan seekor anjing. Peristiwa ini terjadi ketika George Kaufmann membawa anjingnya yang bernama Sollie ke toko permata Robert Rernard Jewellers di Rockville, Maryland, New York. Di tempat tersebut, tepatnya pada akhir Januari lalu, Kaufman dan mitra bisnisnya yang bernama Robert Rosin, kemudian bertemu dengan seorang dealer permata. Sebelum peristiwa itu terjadi, mitra bisnis yang ditemui Kaufmann dan Robert Rosin sedang meneliti sebuah permata yang sanga cantik dan berharga.
Pada saat ketiganya mengamati permata tiga karat senilai 180 juta rupiah itu, tiba-tiba batu mulia jatuh ke lantai dan mendarat di dekat Sollie. Sebelum ketiganya menyadari apa yang terjadi, anjing jenis golden retriever itu menelannya. Selera Sollie terhadap perhiasan mahal itu sontak membua ketiga pria itu panik. Mereka kemudian memanggil dokter hewan untuk melakukan upaya mengambil permata itu tanpa melukai sang anjing.
Meski ketiga pria itu panik, namun sang dokter hewan mengatakan jika hal itu tak perlu dikhawatirkan. Tak harus ada operas dan biarkan alam yang bekerja. Artinya, ketiga pria itu diminta untuk memeriksa kotoran setiap kali anjing itu buang air besar. Setelah harap-harap cemas, dalam tiga hari ketiga pria itu akhirnya berhasil mendapatkan permatanya kembali. Pemilik anjing, george kaufmann mengatakan, itu adalah pengalaman yang tak menyenangkan. Dirinya tak hanya harus mengikuti kemana pun Sollie pergi, namun juga harus memeriksa kotorannya.
Anjing Golden Retriever Telan Permata 180 Juta Rupiah
Anjing Golden Retriever Telan Permata 180 Juta Rupiah
5. Pria Lebanon Telan 220 Berlian
Pada 17 mei tahun 2012 lalu, aksi nekat dilakukan seorang pria asal Lebanon yang melakukan lawatan ke Afrika Selatan sebelum ke tempat tujuan utama yaitu Dubai. Untuk menghindari pajak sertai cukai di negara yang dituju,  pria Lebanon yang identitasnya tak disebutkan itu nekat menelan 220 butir berlian yang akan diselundupkannya. Bukan hanya itu, aksi bahayanya itu juga dilakukan karena memang berlian tersebut tidak dilengkapi surat-surat kepemilikan resmi.
Namun aksi nekatnya tersebut tak berjalan mulus. Pria lebanon tersebut tersandung saat polisi Afrika memeriksanya di Bandara Johannesburg. Melalui alat scan, petugas bandara menemukan ada puluhan berlian di dalam perut pria tersebut. Ingin tahu berapa nilai total berlian yang diselundupkan tersebut. Kalau dihitung dengan nilai rupiah saat ini, berlian seharga 2,3 juta dolar Amerika Serikat itu senilai dengan 20 miliar rupiah.
Menurut juru bicara kepolisian johannesberg seperti dikutip BBC, pria yang hendak ke dubai tersebut terlihat mencurigakan saat tiba di bandara johannesberg. Pria Lebanon tersebut diperkirakan anggota sindikat perdagangan ilegal berlian. Beberapa kali, petugas keamanan bandara juga mengamankan peyelundupan perhiasan dengan modus yang sama. Seperti diketahui, afrika selatan dikenal sebagai negara penghasil berlian di dunia.(**)
Pria Lebanon Telan 220 Berlian
Pria Lebanon Telan 220 Berlian
Sumber: Dari berbagai sumber, uniknya.com
** Tulisan ini pernah ditayangkan di acara Spotlite Trans7 yang tayang setiap hari Senin-Jumat pukul 09.45-10.45 WIB dan Sabtu-Minggu setiap 09.45-10.15.
Detail
 
Support : DhifaOutlet | KiosTravel | Meja Online
Copyright © 2014. Dhifa Store - All Rights Reserved
Template Created by Hafidz Ma'mun Published by Dhifa Store
Proudly powered by Blogger